Postingan

Kisah Singkat Nabi Idris as - Karya Ilmu Pengetahuan

Gambar
Nabi Idris as adalah nabi kedua setelah Nabi Adam as. Sebagai seorang nabi, Allah SWT memberinya mukjizat berupa kepandaian ilmu pengetahuan.  Dengan ilmu pengetahuan yang dimilikinya itulah Nabi Idris as mengajak kaumnya untuk memperbaiki akhlak dan moral mereka yang telah rusak.  Nabi Idris as mengajarkan cara menyembah kepada Allah SWT, bukan kepada berhala-berhala atau benda lain selain Allah SWT, yang telah mereka jalani selama ini.  Pada waktu itu, kuda masih belum menjadi hewan tunggangan. Namun Nabi Idris as sudah bisa menungganginya, sehingga kuda merupakan kendaraan yang withering disukai.  Sebagai nabi yang serba bisa, Nabi Idris as juga mengajarkan cara menjahit, berhitung dan menulis.  Nabi Idris as ini telah menerima 10 shlifah dari Allah SWT yang berisi ajaran kebenaran atau bisa disebut dengan lembaran wahyu Allah SWT.  Kitab itulah yang menjadi panutan dan tuntunan bagi Nabi Idris as untuk berdakwah, untuk mengajak kaumnya menuju jalan Alla...

Kisah Nabi Adam a.s Bapak Umat Manusia di Muka Bumi..

Gambar
Ketika manusia hendak diciptakan, sebelumnya Allah SWT telah menciptakan alam semesta dan isinya. Allah SWT menciptakan manusia agar menjadi khalifah yang mengurus dunia.  Para malaikat bertanya kepada Allah SWT,  "Mengapa Engkau hendak menempatkan di permukaan bumi orang yang akan membuat bencana dan menumpahkan darah, sedang kami semua bertasbih memuji dan mensucikanMu?"  Allah SWT berfirman,  "Sesungguhnya Aku mengetahui apa-apa yang tidak kamu ketahui."  Adam, sebagai manusia pertama yang diciptakan oleh Allah SWT dari tanah liat, diajari berbagai hal yang tidak pernah diajarkan kepada malaikat maupun iblis.  Maka ketika di hadapan para malaikat dan iblis, Allah SWT bertanya tentang nama-nama benda, dengan mudah Adam teringat dan menjawabnya.  Sedangkan para malaikat dan iblis tidak dapat menjawab. Allah SWT kemudian memerintahkan malaikat dan iblis untuk bersujud kepada Adam, tapi iblis menolak dengan alasan ia diciptakan dari programming interfac...

Kisah Malaikat Pencabut Nyawa (Izrail) Mencabut Nyawanya Sendiri....

Gambar
Assalamu'alaikum wr. wb sahabat..  Pada pagi hari ini ingin berkisah tentang malaikat, seorang malaikat disuruh Allah SWT untuk mencabut nyawanya sendiri.  Bagaimanakah rasanya jika si pencabut nyawa mencabut nyawanya sendiri?  Kenapa tidak dicabut oleh malaikat Izrail? ya karena yang dicabut nyawanya adalah ya malaikat izrail itu sendiri. Karena begitu taatnya malaikat kepada Allah SWT, maka dicabut jualah nyawanya sendiri itu.  Bagaimana Kisahnya...  KISAHNYA.  Adalah Malaikat Izrail yang telah diberi tugas oleh Allah SWT sebagai malaikat pencabut nyawa. Kelak pada saat Malaikat Israfil yang bertugas meniup terompet sangkakala, maka nanti kiamat akan terjadi. Saat itu semua yang hidup akan mati.  Hari itu kiamat telah tiba, dan sang sangkakala joke ditiuplah sebanyak tiga kali.  Tiupan pertama untuk menakuti siapa saja yang hidup.  Tiupan kedua untuk mematikan segala makhluk yang ada di bumi.  Tiupan ketiga untuk membangkitkan segala y...

Kandungan dan Sebab Turunnya Surah At-Takasur

Gambar
Bismillahirrohmanirrohim...  Insya Allah kali ini Sholawatpedia akan mengulas sedikit kandungan surah at-Takasur baik dari segi asbabul nuzul (sebab turunnya) surat tersebut dan mengenai penjelasan. Semoga bermanfaat.  الْهَكُمُ التَّكَاثُرُ, حَتَّى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ, كَلاَّ سَوْفَ تَعْلَمُوْنَ, ثَمَّ كَلاَّ سَوْفَ تَعْلَمُوْنَ, كَلاَّ لَوْ تَعْلَمُوْنَ عِلْمَ الْيَقِيْنِ, لَتَرَوُنَّ الْجَحِيْمَ, ثَمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِيْنِ, ثَمَّ لَتُسْئَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيْمِ.  Artinya:  "1. Bermegah-megahan telah melalaikan kamu  2. Sampai kamu masuk ke dalam kubur  3. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu)  4. Dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui  5. Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin  6. Niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka jahim  7. Dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan 'ainul yaqin  8. Kemudian kamu pasti akan di...

Menjaga Lisan (Diam) Menurut Islam

Gambar
Bismillahirrohmanirrohim...  Berikut ini, insya Allah Sholawatpedia akan mencoba mengulas sedikit mengenai diam atau menjaga lisan menurut Islam bagi kita semua. Semoga artikel sederhana di bawah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.  Diam merupakan bentuk penjagaan diri dalam berbicara. Sebagian besar manusia pasti berkeinginan menjadi orang yang dihormati oleh banyak orang. Akan tetapi, hanya sedikit manusia yang berhasil memenuhi keinginan tersebut. Mereka dihormati oleh sebagian besar masyarakat karena mereka mampu menjaga lidahnya dalam berbicara. Sebagian orang yang lain tampak rendah dan hina di mata masyarakat lingkungannya, hal tersebut bisa jadi karena ia kurang bisa menjaga lidahnya dalam berbicara. Banyak bicara menjadikan lisan seseorang mudah tergelincir dalam keburukan. Maka dari itu, diam merupakan rahasia diri seorang hamba agar terjaga kehormatan dirinya.  Banyak orang yang tidak menyadari tentang bahaya yang diakibatkan oleh tergelincirnya lisan. Padaha...

Pengertian dan Tata Cara Sujud Syukur

Gambar
Pengertian Sujud Syukur  Syukur artinya berterima kasih kepada Allah swt. Sujud syukur ialah sujud yang dilakukan ketika seseorang memperoleh kenikmatan dari Allah atau telah terhindar dari bahaya. Sujud syukur hukumnya sunnah dalam rangka ungkapan rasa terima kasih seorang hamba kepada Penciptanya.  Hal ini dijelaskan dalam hadits sebagai berikut:  عَنْ اَبِى بَكْرَةَ اَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ اِذَا أّتَاهُ اَمْرٌ يَسَّرَهُ اَوْ بُشِّرَبِهِ خَرَّسَاجِدًا شُكْرًالِلَّهِ تَعَالَى _ رواه ابو داود وابن ماجه والترمذي وحسنه  Artinya: "Dari Abu Bakrah, sesungguhnya Rasulullah saw. apabila mendapat sesuatu yang menyenangkan atau diberi khabar gembira segeralah tunduk sujud sebagai tanda syukur kepada Allah swt." (H.R. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan at-Turmudzi yang menganggapnya sebagai hadits hasan).  Dalam hadits lain dijelaskan sebagai berikut:  أَنَّ عَلِيًا رَضِيَ اللهُ عَنْهُ لّمَّا كَتَبَ اِلَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَل...

Kitab-Kitab Allah yang Diturunkan Kepada Para Nabi & Rasul-Nya

Gambar
Bismillahirrohmanirrohim...  Insya Allah kali ini Sholawatpedia akan mengulas sedikit nama-nama kitab Allah yang diturunkan kepada para nabi dan rasul-Nya.  Kitab suci yang diturunkan Allah kepada para rasul yang wajib kita imani adalah:  1. Kitab Taurat, diturunkan kepada Nabi Musa as., pada kira-kira abad ke-12 SM. Di daerah Israil dan Mesir.  2. Kitab Zabur, diturunkan kepada Nabi Daud as., pada kira-kira abad ke-10 SM, di daerah Israil.  3. Kitab Injil, diturunkan kepada Nabi Isa as., pada permulaan abad pertama Masehi.  4. Kitab Alquran, diturunkan kepada Nabi Muhammad saw., pada abad ke-6 Masehi di Mekkah, Madinah, dan sekitarnya (sekarang Negara Arab Saudi).  Kitab Taurat, Zabur, dan Injil berisi tentang akidah (tauhid) dan hukum-hukum syariat. Sedangkan kitab Alquran berisi akidah, hukum-hukum syariat dan muamalah. Sebagian besar isi Alquran menghapus sebagian syariat yang termuat dalam kitab-kitab terdahulu dan melengkapinya dengan hukum syari...

Doa Setelah Sholat Sunnah Tahajud & Sholat Sunnah Dhuha

Gambar
Bismillahirrohmanirrohim... Kali ini Sholawatpedia akan memposting doa-doa setelah sholat sunnah, yaitu sholat sunnah Tahajud dan Dhuha. Semoga bermanfaat bagi Anda semua.  1). Doa Setelah Sholat Sunnah Tahajud  Sholat tahajud adalah sholat yang dikerjakan pada waktu tengah malam antara sholat isya dan sholat shubuh sesudah bangun tidur. Sholat sunnah tahajud dikerjakan sekurang-kurangnya dua rakaat dan sebanyak-banyaknya tidak terbatas (setiap dua rakaat satu salam).  Adapun doa setelah sholat sunnah tahajud adalah sebagai berikut:  اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَ الاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ الْمُلْكُ السَّمَوَاتِ وَ الاَرْضِ وَمَنْ فِيْهْنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَالاَرْضِ وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الّحَقُّ وَلِقَاؤُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالجَنَّةُ حَقٌّ وَالنِّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقُّ وَمُحَمَّدٌ صَلىَ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اللَّهُمَّ لَ...